Connect with us

Berita Euro 2021

Kontroversi di Laga Semifinal Euro 2021 Inggris vs Denmark

Published

on

Euro 2021

Partai antara Inggris menghadapi Denmark menjadi salah satu laga paling kontroversial selama gelarang Euro 2021. Dalam pertandingan tersebut dinilai banyak pihak terdapat kejanggalan yang dibuat oleh wasit. Di mana keputusan keputusan tersebut dinilai lebih menguntungkan Inggris. Bahkan saking kontroversinya, komisi disiplin UEFA sampai harus meninjau kembali laga tersebut. Mereka berusaha untuk mengecek tindakan apa saja yang melanggar peraturan di sana. Meski demikian, kemungkinan dendanya hanya berupa uang dan Inggris tetap ke final.

Seperti yang diketahui, tim nasional Inggris berhadapan dengan Denmark dalam lanjutan babak semifinal Euro 2021. Pertandingan memang berjalan sangat ketat sejak awal babak pertama. Denmark yang berani meladeni permainan agresif Inggris mampu unggul lebih dulu. Tendangan bebas Mikkel Damsgaard menghujam deras gawang Inggris. Sayangnya keunggulan Denmark langsung dibalas Inggris lewat own goal yang dicetak Simon Kjaer.

Pertandingan kemudian terus berjalan ketat di mana Inggris mendominasi penuh dan memaksa Denmark hanya bertahan. Meski demikian, Denmark yang disiplin sukses menahan Inggris sampai babak perpanjangan waktu. Di babak inilah Inggris sukses mengunci kemenangan lewat gol Harry Kane di menit ke-104. Kemenangan 2-1 yang diraih Inggris membawa mereka melaju ke final Euro bertemu Italia. Sayang keberhasilan Inggris dinilai diwarnai banyak kontroversi di laga tersebut. Beberapa kontroversi yang terjadi antara lain.

Taruhan Bola Euro 2021 terbaik hanya di BK8 dengan banyak event menarik dan peluang menang yang lebih besar. BK8 juga menyediakan berita terupdate seputar Euro 2021 dan Prediksi Euro 2021, langsung saja kunjungi website Euro 2021.

Laser di Wajah Kasper Schmeichel

Pertama adalah insiden laser yang terlihat menyorot bagian wajah Schmeichel. Peristiwa ini terjadi saat babak extra time, tepatnya saat Schmeichel bersiap menahan tendangan penalti Harry Kane. Meski terhalang laser, Schmeichel sempat berhasil menghalau tendangan Kane. Sayang bola rebound berhasil disambar kembali oleh Kane menjadi gol. Insiden ini disebut sebut yang membuat komisi disiplin UEFA turun tangan untuk menyelidikinya.

Insiden laser ini sebenarnya bukan hal asing di dunia sepakbola, terutama pecinta sepakbola Indonesia. Apa yang dialami Schmeichel pernah dialami juga oleh kiper timnas Indonesia, yakni Markus Horisson. Kala itu di laga final Piala AFF antara Indonesia vs Malaysia, Markus mendapat gangguan tersebut dari pendukung Malaysia. Hal ini jelas merupakan tindakan yang tak terpuji dan cukup mengecewakan.

Dua Bola di Dalam Lapangan

Kemudian ada pula momen ketika masuknya dua bola di dalam lapangan. Insiden ini terjadi di babak extra time juga, tepatnya sesaat sebelum Raheem Sterling dijatuhkan di kotak penalti. Kala itu Sterling tengah berakselerasi di sisi kanan pertahanan Denmark. Namun di belakangnya nampak masuk satu bola tambahan yang membuat adanya dua bola di dalam lapangan.

Apabila merujuk pada aturan FIFA, insiden tersebut mestinya membuat wasit harus langsung menghentikan pertandingan dan membuang bola tambahan. Namun di laga Inggris melawan Denmark, hal itu dibiarkan yang lantas membuat laga ini kian terlihat kontroversi. Kemungkinan wasit memutuskan melanjutkan pertandingan karena saat itu posisi Inggris ada di momen yang sangat krusial. Di mana Sterling berhasil melewati bek lawan dan sudah masuk kotak penalti.

Diving Raheem Sterling

Terakhir tentu saja diving yang diduga dilakukan oleh Raheem Sterling. Kejadian ini ada di babak extra time babak pertama. Sterling yang sukses melakukan tusukan di sisi kanan tiba-tiba terjatuh. Dalam tayangan ulang terlihat memang ada gerakan yang dilakukan oleh dua pemain Denmark, yakni Joakim Maehle dan Mathias Jansen. Namun gerakan tersebut terlihat sangat minim dan tak layak diganjar penalti. Wasit sebenarnya sempat berkonsultasi dengan wasit VAR, tapi usai ditinjau VAR, penalti tetap diberikan.

Pelanggaran ini kemudian melahirkan tendangan penalti untuk Inggris. Harry Kane pun mengkoversinya menjadi gol meski sempat ditahan penjaga gawang. Gol itulah yang kemudian menjadi penentu lolosnya Inggris ke final.

Pasca pertandingan, banyak yang menilai bahwa kejadian itu tak seharusnya diberikan penalti. Beberapa expert di bidang sepakbola seperti, Arsene Wenger, Jose Mourinho, hingga Dietler Hamann menilai wasit keliru. Meski begitu, keputusan sudah dibuat dan mau tak mau, suka tak suka Inggrislah yang akan jadi lawan Italia di babak final.

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2021 BK8 Indonesia